Selasa, 08 Desember 2015

Well




I: Anggi, temenin ibu dong.
A: Kemana, bu? Kapan? 
I: Nanti siang atau sore. Ke Penyengat. 
    Udah lama Ibu ga jalan sama Anggi.
    Kan Ibu mau juga jalan sama Anggi
A: *diemseribubahasa*

Oukay, percakapan singkat di dapur sambil liatin ibu goreng tahu bikin terenyuh yg sangat mendalam. Ditambah hujan yang turun seakan-akan ngewakilin hati yg ikut tercabik.

Fixed. Udah banyak ngabisin waktu buat kuliah dengan segala macam perintilannya sampe kehabisan waktu buat nemenin ibu jalan. Padahal ibu selalu punya waktu kalau lagi minta ditemenin, punya waktu buat masakin, punya waktu buat nyuapin, punya waktu buat dengerin, dan yg paling penting ibu selalu punya waktu buat ngedoain :" Anak kaya apa kamu, nggi? :( 


Kalau kemarin habis broken hearted banget ngeliat temen-temen yg upload foto bareng mamanya (ifyouknowwhatimean) lalu diingetin lagi untuk bersyukur masih punya ibu. 
Aaaaaaahhhhh, I'm so thankfull to have you in mylife. I love you, bu :"(
I know, tulisan ini kecil banget kemungkinannya buat ibu baca. But this is the proof of mylove for you. 



اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.


Ya Allah, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil





Kamis, 19 November 2015

Galau

Yaks! Kali ini kita ngebahas tentang galau. Eaeaeaea……
Anak muda zaman sekarang coba, bentar-bentar galau, bentar-bentar baper.
(termasuk yang nulis) Bahahaha
SEBENERNYA GALAU ITU APA SIH??


 kalau menurut anak kekinian, galau itu perasaan bimbang-bimbang ragu, gatau harus ngapain, gatau pilih yang mana, bingung pilih yang mana. Yaaaa seputaran itu deh.
Galau itu sendiri kalau diolah dan ditempatkan dengan benar ga melulu membawa dampak negative. Contoh galau positif ituuuu ya kaya gambar di atas. Ehehe galau kalau tahajjudnya bablas, galau kalau dhuhanya lewat, galau kalo alma’tsuratnya lepas. Bah!
Yang kudu ditinggalin itu kalo galau di phpin, galau ga di acc, galau bbm ga di read, galau dimodusin, galau belom nonton film terbaru, drama terbaru, mv terbaru, galau belom nyobain game baru. Nahnahnah, inini yang kudu dikurangain bahkan kalo bisa diilangin. Karena sebenernya hal-hal yang sifatnya menjauhkan diri kita dari Allah, hal-hal yang jauh dari kata ibadah, itu yang bisa bikin kita galau.

Galau juga sering dibilang zona abu-abu. Weeeeh padahal gada yang abu-abu, udah jelas mana yang haq mana yang batil. Mana yang bisa bikin masuk surga mana yang bisa bikin masuk neraka.



Jadi GIMANA CARANYA BIAR GA GALAU?

 “Dan mintalah pertolongan kepada Allah dengan Sabar dan Sholat dan sesungguhnya Sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk
(QS.Al Baqarah:45)
Dalam surat cintaNya yang lain juga disampaikan,
“orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS – ArRa’d 28)
Rasulullah SAW juga berpesan,
Bersemangatlah untuk mendapatkan apa yang manfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah. Jika kalian mengalami kegagalan, jangan ucapkan, ‘Andai tadi saya melakukan cara ini, harusnya akan terjadi ini…dst.’ Namun ucapkanlah, ‘Ini taqdir Allah, dan apa saja yang dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena berandai-andai membuka peluang setan. (HR. Ahmad 9026, Muslim 6945, Ibn Hibban 5721, dan yang lainnya).
Yang paling penting, jangan cari temen yang galau apalagi buat komunitas galauers. Huehehehe
Belom lagi kalo udah galau, muter MP3 paling galau, ngurung diri di kamar, garuk-garuk tembok. Halah

Jadi, biar ga galau kita harus:
MENDEKAT KEPADA ALLAH.
MENJAGA SHALAT
MEMBACA ALQURAN
Dan PERBANYAK ISTIGHFAR plus DZIKIR

insyaAllah ga bakal galau lagi deh ehehe

afwan minkum. tulisan kali ini juga dibuat untuk namparin yang nulis tulisan ini :'

Minggu, 15 November 2015

Musafir: Forum : ToFast #Part2

Musafir: Forum : ToFast #Part2:



Forum : ToFast #Part2

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
Ditengah-tengah kesibukan yang melanda, harap dan do'a semoga kesibukan ini termasuk ke dalam kerja-kerja dakwah dan amalan yang Allah Ridhai, Amin.
Mau ngelunasin hutang, yup lanjut part2 ya.
Nah, seringkali ada yang bertanya-tanya. Gimana sih memenej waktu antara palajaran, organisasi, kehidupan sosial, keluarga dan yang lainnya?
Yuk, direnungi dan di resapi.
Berikut sedikit sharing dari narasumber ToFast (Towards First Class atau mahasiswa kelas atas geeto)

Memperhatikan :
1. Fiq 'alawiyat (keutamaan)
2. Fiq mu'adzanah (pertimbangan)
3. Tawadzun (keseimbangan)
*nuhun, kalau ada yang salah mohon koreksi, hehe*

Bisa gak sih, mahasiswa sekarang bukan melulu soal ngejar nilai, tapi juga membudayakan ilmu. Nah, menurut sharing dari President Majelis Perwakilan Mahasiswa UTM (kalau di Indonesia kayak BEM nya geeto) membudayakan ilmu itu harus mencakup :
1. Suara mahasiswa (bukan teriak-teriak ya, tapi bagaimana kita mengeluarkan ide-ide dan gagasan kita untuk membangun kondisi tatanan sosial yang lebih baik)
2. Mengubah perspektif Mahasiswa (Hello, mahasiswa itu murid peradaban. Di tempat ini alias kampus ialah sarangnya peradaban. Makanya, setelah keluar diharapkan kita yang berpendidikan ini, HAL YANG PALING UTAMA IALAH MEMILIKI GOOD ATTITUDE!)
3. Ini rumus ampuh nih
(K+T+L) x A
rumus apaan tuh?
K = Knowledge
T = Thinking Skill
L = Leadership
A = Attitude

Mahasiswa harus memiliki setidaknya 4 unsur-unsur diatas. Tetapi, dalam arti kata lain kalau attitude nya 0, maka semua yang dikali kan sama 0 hasilnya juga 0. Waduh, kayak useless geto ya.

Yuk, disimak juga Al-qur'an nya dalam surat As-shaff dan Al-Hujurat ayat 10.
Semoga kita termasuk kedalam golongan hamba-hamba yang mencintai Al-qur'an.

Oke deh, lastly semoga sharing ini bermanfaat ya. ^^

"Siapa yang tidak melalui, maka dia tidak akan memahami." -Hatim Hakimi-



27 September 2015
Pada Bara Jihad di Darul Ta'zhim
-Negeri Menara Petronas-

Kamis, 12 November 2015

menahan amarah

Yaks! Siapa nih diantara kita yang ga pernah maraaaah? Ada ga? Kalo ada mungkin 1:1000.000 mihihi
Kenapa gitu? Karena……. Marah itu…………Ekspresi yang paling umum dijumpain kalo lagi bete, kesel, badmood, atau apapun deh. Ya ga sih?
Sebenernya, marah itu apa sih?
Kalau menurut hadist riwayat Tarmidzi, amarah itu adalah bara api weeeeeh
Api.. panas. Adanya di neraka Di neraka banyak? Setannya.
Kalau suka marah? …….. ehehehe
Marah itu bisa terjadi kalau kita mengikuti hasutan penghui neraka.
Padahaaaal, amarah itu merugikan. Dari mulai psikis sampe fisik.
Coba deh kalo udah marah, pasti cape, hati empet, gedek, bete. Belom lagi kepala pusing sampe mau pecah rasanya. Apalagi, kalo marahnya sampe bawa fisik. Pukul sana-sinilah, lempar ini itulah.
Huuuuu rugi waktu, tenaga, pikiran, ama pahala. Bfffff
Ada sebuah kisah di zaman nabi saat Abu bakar yang dihina kaum Badui berkali-kali dan bisa menahan sabarnya. Tapi di kali ketiga, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya, yang kemudian Rasulullah meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucap salam. Abu Bakar yang kebingungan mengejar Rasulullah. Kemudian Rasulullah memberi jawaban atas tindakannya kepada Abu Bakar, sewaktu ada orang arab Badui tadi mencelamu dan engkau tidak menanggapinya, Aku tersenyum karna ada banyak malaikat yg menghampirimu dan membelamu dihadapan Allah. Begitupun yang kedua kali, ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, malaikat semakin bertambah banyak. Tapi kali ketiga saat engkau menanggapi dan membalasnya, seluruh malaikat itu pergi dan bergantilah iblis yang menghampirimu. Itulah mengapa aku pergi karna aku tak ingin berdekatan dengan iblis dan memberinya salam.
Nahlo. Rugi banget kalo kita yang udah sabaaaaar eh ujung-ujungnya juga kepancing buat marah. Malaikat yang udah banyak bareng kita pergi gitu aja. Malah dituker sama iblis.
Dalam Quran surah Al Imran ayat 133 sama 134 Allah udah nyuruh kita menahan amarah kalo mau masuk surga. Rasulullah SAW. Juga bersabda, janganlah kamu marah. (HR. Bukhari&Ahmad). Di hadist yang lain Rasulullah SAW. Kembali bersabda, jangan marah dan bagimu surga. (HR Thabrani, lihat shohih Targhib 3/46).
kali ini ada tips untuk menahan amarah. Mau tau????
Yang pertama! Berwudhulah biar adem ehehe
Yang kedua! Taawudzlah. Biar si setan tadi pada ngacir. Kan aku berlingdung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Ehehe creepy-creepy-yummy yaaaa :D
Pemimpin kita yang kece itu juga ngasih tau gimana meredam emosi pas lagi marah.
Misalnya pas marah lagi berdiri, coba duduk.
Kalo lagi duduk, coba baring deh.
Kalo masih marah? Wudhu dulu.
Masih marah juga? Coba sholat dah.
Dah beres dah. Abis sholat pasti adem ayem. Apalagi kalo ditambah ngodoj lalu dzikir banyak-banyak. Bener-bener nambah tabungan buat masuk surga.

Demikianlah artikel menahan amarah kali ini. Semogaaaaaa, kita yang membacanya semakin sabar dan mampu menahan amarah yang menggoda itu supaya bisa masuk surga barengan.
Afwan minkum, wassalaamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.